• Home
  • Manajemen
  • Opini
  • Musik
  • Motivasi
  • Rhomansa
  • Organisasi
  • Pepatah
  • PKM
  • Tahu kah Kamu
  • Download Ebook
  • Wednesday, 16 April 2014

    Buku Biruh: Peran Organisasi dalam dunia kerja

    Buku Biruh: KENAPA SAYA HAUS AKAN ORGANISASI?: O rganisasi, ya, organisasi.. Kenapa saya harus berorganisasi..? apa manfaat yang saya dapatkan dalam berorganisasi..? apakah nanti tidak...

    KENAPA HARUS BERORGANISASI ?


    Organisasi, ya, organisasi.. Kenapa saya harus berorganisasi..? apa manfaat yang saya dapatkan dalam berorganisasi..? apakah nanti tidak akan mengganggu akademik saya..?. Hmm sekiranya begitulah pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak saya  sebelum saya akhirnya memutuskan untuk masuk di beberapa organisasi intra maupun ekstra kampus yang hingga saat ini Allhamdulillah masi berjalan sebagai mana mestinya tanpa harus mengorbankan akademik yang merupakan hal yang pokok yang harus saya selesaikan.
    Saya hanyalah salah satu dari  ratusan atau bahkan ribuan  rekan-rekan di luar sana yang rela mengabdi dan mengarungi suka duka dalam berorganisasi. Dan saya rasa, apa yang saya cari dalam berorganisasi ini tidak jauh berbeda dengan rekan-rekan saya itu.
    Pengalaman, ya.. pengalaman, Itulah yang kami cari, hanya sebuah pengalaman. Hanya demi sebuah pengalamam kami rela kesana-kemari dibawa terik matahari, kami rela berlarut-larutan kongkow-kongkow hanya demi pemantapan konsep, bahkan takjarang diantara kami banyak yang jatuh sakit. Mungkin teman-teman semuanya akan berfikir bahwa kenapa kami rela melakukan itu semua hanya demi pengalaman berorganisasi . Ya memang benar, memang walau tanpa berorganisasi teman-teman bisa mendapatkan banyak pengalaman, bahkan bisa melebihi pengalaman yang kami miliki. Maka dari itu Izinkan saya bercerita Mengenai sedikitnya Pengalaman-pengalaman yang saya dapatkan dalam berorganisasi ini.
    Awalnyasih saya hanya ikut rame terjun ke dunia organisasi ini, tetapi seiring dengan berjalnnya waktu, tanpa sadar saya merasakan banyak hal yang berubah pada diri saya. Mulai dari cara berpakaian saya, sampai dengan kata-kata yang tanpa sadar ternyata keluar dari mulut saya.
    Kejadian 2 tahun lalu, masih sangat berbekas dibenak saya, ketika saya harus berdiri diatas sebuah podium berhadapan dengan ratusan audiens untuk melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan jalannya kegiatan dan kepanitiaan. Waktu itu saya adalah ketua panita kegiatan Halal Bil Halal yang dirangkaikan dengan Pembubaran Panitia PMJ Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) . Itu merupakan kali pernama saya selama hidup saya berbicara di depan umum dan berhadapan dengan ratusan pasang mata audiens yang tertuju kepada saya. Anda pasti sudah tau, bagaimana perasaan dan gugupnya saya pada saat itu. Takut salah, takut suaranya tidak bagus kedengaran di mik, takut semuat audiens akan menertawakan apabila saya salah pengucapan, dan masih banyak takut-takut lainnya yang bercampur aduk pada saat itu. Di tengah-tengah pelaporan yang saya sampaikan, ketika saya menengok kearah audiens tiba-tiba semua yang ada di benak saya hilang (blank) bahkan konsep yang saya bacakanpun sudah saya tidak tahu sampai dimana. Dengan perasaan yang sangat kacau pada saat itu, saya meminta kepada audiens untuk mengulangi pelaporan saya dari awal lagi. Mulai saat itu, saya bertekat pada diri saya untuk aktif di beberapa organisasi demi melatih mental dan keterampilan berbicara saya didepan umum.
    Sayapun mulai memasuki beberapa organisasi, baik internal maupun eksternal kampus saya masuki. Adapun lembaga yang saya masuki di internal kampus selain HMM yakni LPM. Sedangkan untuk eksternal kampus sendiri yakni KSR PMI dan Himpunan Mahasiswa Islam (HmI).  Dan Alhamdulillah saya merasakan perkembangan-perkembangan yang terjadi pada diri saya. Saya yang dulunya tidak pernah berani mengemukakan pendapat, kini akan melakukan hal sebaliknya apabila ada kesempatan yang diberikan. Hal itu berkat forum-forum diskusi yang ada pada organisasi.
    Salain itu, kini saya juga telah belajar tentang administrasi. Paling tidak adalah bekal saya untuk terjun ke dunia kerja nantinya, apa bila dimintai untuk mengurus hal-hal ynag berkaitan dengan administrasi. Bahkan kalau disuruh memimpin sebuah musyawarah besar yang menghruskan adanya sesorang yang betindak sebagai Pemimpin sidang, Saya juga InsyaAllah bisa kok. Itu semua saya dapatkan di Organisasi.
    Dulu juga saya sangat benci dengan yang namanya membaca, walaupun itu komik. Tetapi organisasi menuntut saya harus memiliki wawasan yang luas dan  membacalah salah satu cara untuk meningkatkan wawasan tersebut.
    Mungkin sampai dengan saat ini Rekan-rekan semuahnya belum tergugah hatinya untuk ikut berorganisasi. Saya rasa pasti rekan-rekan semuanya memiliki alasan masing-masing. Dulu saya juga seperti itu, saya berfikir untuk apa saya berorganisasi? Sayakan calon pengusaha? Saya seorang  wiraswastawan. Tatapi saya juga baru sadar bahwa dengan berorganisasi, saya tanpa sadar ternyata telah mengaplikasikan beberapa teori-teori yang saya dapatkan dibangku ekonomi ini. Mulai dari Fungsi-fungsi manajemen yang terdiri dari P.O.A.C. sampai pelajaran tehnik pemasaran yang diantaranya adalah menjual bazar., dalam menjual bazar kita dituntut untuk pandai berkomunikasi dan apa bila dibantu dengan pengetahuan mengenai pemasaran maka dijamin bazarnya akan habis terjual. Semua itu adalah latihan buat saya sebelum nantinya akan sesungguhnya terjun didunia usaha. Saya yakin apa bila hal sekecil ini saya mampu atasi, insyaAllah bekal saya untuk memulai usaha nantinya sudah ada, paling tidak dapat mengetahui i resiko-resiko yang ada dan meminimalisir kerugian.   
                    Didalam dunia kerja memang organisasi sangat banyak mafaatnya, mulai dari awal kita melamar kerja di sebuah perusahaan atau instansi, pasti yang di tanyakan adalah pengalaman organisasi. Dan ketika kita diberikan sebuah amanah atau tanggung jawab berkaitan dengan pekerjaan kita, kita sudah tidak canggung lagi karna telah terbiasa sebelumnya di organisasi.
    Belajar menjadi seorang pemimpin. Jikalau di bangku perkuliahan kita mendapatkan banyak Pelajaran dan teori-teori untuk  menjadi pemimpin yang baik,  maka di Organisasilah bentuk pengaplikasiannya. Tetapi tetaplah beda teori beda praktek. Pada pengaplikasinnya ternyata ada hal-hal yang tidak tercantum yang juga sangatlah urgen untuk diperhatikan. Salah satunya yaitu kematangan Mental. Tanpa Mental yang baik, seorang pemimpin tak akan bertahan. Ibarat duasisi mata uang, yang akan berbeda apa bila dilihat dari masing-masig sisinya tetapi tetaplah memiliki nilai yang sama. Begitu juga dengan Seorang pemimpin yang selalu dipandang berbeda oleh masing-masing Orang yang menjadi bawahannya , tidak selamanya hal-hal yang benar dilakukan oleh pemimpin itu benar juga dimata bawahannya. Disinilah Mental seorang pemimpin akan diuji. Ketika dia memiliki mental yang baik, dia pasti mampu mengatasi itu semua. Tetapi sebaliknya, ketika mental yang ia miliki tak sekuat itu, maka takjarang tingkah laku otoriter dan semenah-menahlah yang muncul. Itu semua menjadi PR tersendiri untuk seorang  yang ingin menjadi pemimpin.
    Saat ini pula Alhamdulillah berkat organisasi, saya telah memegang beberapa amanah yang merupakan pembelajaran buat saya nantinya. Saat ini saya dipercayakan sebagai Sekertaris Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FE-UNTAD periode 2014-2015, Ketua Umum KSR PMI UNIT 001 FE-UNTAD periode 2013-2014, anggota divisi produksi HMM periode 2014-2015, dan Kepala bida PPPA di HmI komisariat Ekonomi Untad periode 2013-2014. Dan dengan IPK masih terjaga yakni 3,27.
    Saya menjabarkan itu semua bukan karna saya ingin pamer dan lainnya tetapi disini saya ingin mengungkapkan kepada rekan-rekan sekalian bahwa dengan jabatan itu semua akhirnya membawa saya memiliki banyak teman maupun jaringan baik dikalangan mahasiswa maupun Staf-staf pengajar dikampus yang Alhamdulillah ternyata dapat membantu memudahkan segala urusan saya yang ada di kampus. Untuk saya pribadi juga jabatan-jabatan itu InsyaAllah akan lebih mendekatkan diri saya kepada sang pencipta. Sebab setiap masalah-masalah yang saya hadapi membawa saya untuk mengaduh kepada Nya dan meminta petunjuk darinya yang Alhamdulillah selalu ada jalan darinya. InsyaAllah.
    Dan yang terakhir yang ingin saya sampaikan adalah dengan berorganisasi InsyaAllah pikiran kita jauh lebih Visioner dan terbuka,  membuat kita lebih menghargai waktu dan InsyaAllah memiliki kecerdasan baik IQ, EQ maupun SQ diatas rata-rata rekan kita yang tidak berorganisasi. Amin.