• Home
  • Manajemen
  • Opini
  • Musik
  • Motivasi
  • Rhomansa
  • Organisasi
  • Pepatah
  • PKM
  • Tahu kah Kamu
  • Download Ebook
  • Saturday, 13 December 2014

    Krisis Nasionalisme

    Kenapa Bangsa Kita lamban untuk berkembang ketimbang negara berkembang lainnya bahkan lebih ke arah kemunduran. Itu semua Karna Rasa Nasionalisme kita sebagai masyarakat sangat lemah.
    Apa hubungannya Nasionalisme dengan Perkembangan suatu negara?
    Ya, sangat jelas hubungannya karna dengan rasa nasionalisme yg tinggi berarti kita cinta akan apa-apa saja yg ada pada bagsa kita, mulai dari kebudayaannya sampai dengan produk yg dihasilkan. Dengan meningkatkan Rasa Nasionalisme ini berarti kita mau melestarikan dan membeli produk yg dihasilkan oleh masyarakat, dampaknya kita membantu produk-produk masyarakat bisa berkembang, sehingga ini nantinya diharapkan akan memberikan kontribusi kepada tabungan negara.
    Itulah yg dilakukan masyarakat Korea, India, Thiongkok, dan Thailand sehingga mereka mampu menghasilkan produk-produk asli dari tangan masyarakat mereka yang telah dikenal di dunia. Seperti Samsung (korea), drama india dan motor TVS (india), Mito (Thiongkok), Industri perfilman (Thailand).
    Mereka semua telah berhasil menjadi negara maju semenjak Virus Nasionalisme telah menyebar kepada masyarakatnya.

    Lidah Tak Bertulang

    Memang lidah tak bertulang. Kalau tidak bisa dikendalikan, Hidup ini akan Melayang.
    KIta sendiri terkadang masih sering kecoplosan. Dan membuat kita menyesal kemudian. Untungnya Kita masih muda kawand., Berbuat kesalahan masih ditoleransikan. Sebab kebenaran itu asalnya dari kesalahan.
    Jangan Pernah takut untuk SALAH. SALAH massih mending ketimbang tidak melangkah. 1000 langkah besar diawali 1 langkah kecil. langkah pertama salah, kedua salah, masih ada 998 langkah untuk memperbaikinya.Dengan syarat jangan salah dalam hal yg sama.
    Itulah Gunanya AKAL. Perlu berpikir sebelum bertindak. Thomas Alfa Edison dalam experimennya membuat Lampu Pijar gagal sebanyak 999 kali, tapi Ia tidak mengataakan bahwa IA gagal sebanyak 999 tapi IA mengatakan Menemukan 999 cara dalam membuat LAmpu Pijar.

    Setiap Ucapan itu adalah do'a. Para malaikat bisa saja mengaminkannya.
    Berkaca pda Teman sebaya itu yang bisa kita lakukan.
    diri kita hanya bisa dinilai oleh orang lain. Kalau ingin Hidup lebih baik. maka jangan sungkan untuk menanyakannya.
    Setiap Kita punya Potensi Untuk Berubah tapi bukan berarti melupakan asal usul sejarah.
    Jadi intinya bukan kelapa ataupun gula merah. Tapi mentega ditambahkan Maezena. hahaha bercanda==== intinya Berfikirlah sebelum bicara, bicara yg seperlunya saja. Kuncinya dari hati. Katakan yang terjadi, bukan yang kita ingini.

    Suara Lantang Kemunafikan Mahasiswa

    SUARA LANTANG KEMUNAFIKAN MAHASISWA
    Mereka Bermulut Lantang. Menentang semua kebijakan yang membuat pejabat senang. Demo adalah aksinya. Bentrokan adalah pemanisnya. Mereka bilang aparat itu BANGSAT. Dengan motif Kesengsaraan rakyat. Yakin dengan tindakan mereka itu kongkrit, disisi lain tak pernah mempertanyakan apakah mereka yang HIPOKRIT? Paling gemar meneriakan “HIDUP MAHASISWA!” sedangkan gaya hidup 180 derajat dari menderita.
    90% sumber dana hidup dari orang tua. 90% aktivitas berpesta pora dengan teman sebaya.
    Musuh utama, Politikus (Jelas), alasannya karna ingin jadi salah satunya. Impiannya setelah lulus dipinang partai politik . Setelah jadi dipinang lupa akan Rakyat dan masalahnya yang pelik.
    Maju paling depan demi terlihat keren di media. Jika ditanya apa solusinya? TONG KOSONG NYARING BUNYINYA. Mengaku sebagai Putra Putri terpilih bangsa dan golongan intelek. Menyelesaikan masalah dengan Hukum saja tidak MELEK. Pahlawannya SOE HOK GIE, Bacaannya IDEOLOGI, Semangatnya Berapi-api, Omongannya KONSISTENSI, Percaya Nasionalisme atau Tumpah darah, tak paham Nasionalisme dalam perang paling Mematikan dalam sejaarah.
    Bangga dengan Titel EKSEKUTIF MAHASISWANYA. Menghina mahasiswa lain yang dianggap tidak bejasa. Hobinya Jelas Mengkritik Golongan Tua. Tak pernah berkaca bahwa dirinya takselamanya akan muda. Paling bangga dengan Prestasi menduduki Gedung DPR (1998). Sdangkan prestasi Pengabdian dan Pelajaran Perlu digeber. Paling Panas debat tentang Metafisik dan Tuhan. Percaya Kehendak bebas tanda logikanya sudah tak jalan. Meneriakan Kata “BAJINGAN” untuk Para Koruptor. Jika sudah kaya, tak percaya lagi Politik Barang Kotor. Pemikiran 100% Idealisme Utopia. Kenyataan 100% Hidup didunia nyata.
    Tak ada bedanya KITA (MAHASISWA). JIKA KITA TIDAK PERNAH MAU BERKACA.
    dikutip dari “BEMUI 2012”