SUARA LANTANG KEMUNAFIKAN MAHASISWA
Mereka Bermulut Lantang.
Menentang semua kebijakan yang membuat pejabat senang. Demo adalah
aksinya. Bentrokan adalah pemanisnya. Mereka bilang aparat itu BANGSAT.
Dengan motif Kesengsaraan rakyat. Yakin dengan tindakan mereka itu
kongkrit, disisi lain tak pernah mempertanyakan apakah mereka yang
HIPOKRIT? Paling gemar meneriakan “HIDUP MAHASISWA!” sedangkan gaya
hidup 180 derajat dari menderita.
90% sumber dana hidup dari orang tua. 90% aktivitas berpesta pora dengan teman sebaya.
Musuh utama, Politikus (Jelas), alasannya karna ingin jadi salah
satunya. Impiannya setelah lulus dipinang partai politik . Setelah jadi
dipinang lupa akan Rakyat dan masalahnya yang pelik.
Maju paling
depan demi terlihat keren di media. Jika ditanya apa solusinya? TONG
KOSONG NYARING BUNYINYA. Mengaku sebagai Putra Putri terpilih bangsa dan
golongan intelek. Menyelesaikan masalah dengan Hukum saja tidak MELEK.
Pahlawannya SOE HOK GIE, Bacaannya IDEOLOGI, Semangatnya Berapi-api,
Omongannya KONSISTENSI, Percaya Nasionalisme atau Tumpah darah, tak
paham Nasionalisme dalam perang paling Mematikan dalam sejaarah.
Bangga dengan Titel EKSEKUTIF MAHASISWANYA. Menghina mahasiswa lain yang
dianggap tidak bejasa. Hobinya Jelas Mengkritik Golongan Tua. Tak
pernah berkaca bahwa dirinya takselamanya akan muda. Paling bangga
dengan Prestasi menduduki Gedung DPR (1998). Sdangkan prestasi
Pengabdian dan Pelajaran Perlu digeber. Paling Panas debat tentang
Metafisik dan Tuhan. Percaya Kehendak bebas tanda logikanya sudah tak
jalan. Meneriakan Kata “BAJINGAN” untuk Para Koruptor. Jika sudah kaya,
tak percaya lagi Politik Barang Kotor. Pemikiran 100% Idealisme Utopia.
Kenyataan 100% Hidup didunia nyata.
Tak ada bedanya KITA (MAHASISWA). JIKA KITA TIDAK PERNAH MAU BERKACA.
dikutip dari “BEMUI 2012”
No comments:
Post a Comment