Palu, 29
Agustus 2015
Mahasiswa
tak ada bedanya jika tidak mau berkaca, dalam artian berkaca terhadap para
pendahulunya. Idealisme mahasiswa adalah kunci untuk mewujudkan semboyan yang
selama ini kita dengar, bahwa Mahasiswa adalah Agent Of Change, Agent Of Social
Control, & Iron Stock. Dimana Idealisme ibarat sebuah barang yg sangat
berharga yg dimiliki oleh mahasiswa. Sebab hanya dengan menjunjung tinggi
Idealisme itu maka mahasiswa mampu bertahan dari godaan-godaan terutama mereka
kaum Birokrat. Ketika Idealisme tidak mampu dipertahankan Oleh mahasiswa maka
pergerakan yang trjadi adalah kepentingan, bukan lagi murni dari hati nurani
dan untuk memperjuangkan hajat hidup rakyat.
Hanya
mahasiswa yang memiliki idealism itu, ketika sudah tidak lagi menjadi mahasiswa
mereka cenderung berhadapan dengan dunia kerja ketika Idealisme diperhadapkan
dengan ekonomisme Dimana saat memulai bekerja disebuah perusahaan maka Ideologi
baruu dari peusahaan itu akan tertanam. Terhadap perusahaan pesaing sejenis
walaupun apa yg mereka tawarkan lebih baik dari perusaan tempat iya bekerja
maka pasti iya tetap tidak mau mengakuinya, sebab iya tidak dituntut untuk hal
itu bahkan sebaliknya. Dimana Idealismenya pada saat itu?
Maka
tepatlah Jikalau kita berpendapat bahwa Idealisme itu adalah relative.
Tergantung status social yang saat ini kita emban. Ketika Menjadi Mahasiswa,
bertingkah lakulah layaknya mahasiswa, karna akan tiba saatnya dimana Kita akan
lebih Tua mengganti Paham Ideologi Mahasiswa menjadi Status social yg akan kita
emban. Saat ini Peran kita Mahasiswa, kita selalu mengkritik dan mengkritik,
akan tiba saatya dimana kita yang akan dikritik oleh adik-adik kita kelak.
Hidup Mahasiswa.!!
2 comments:
Sepakat Kanda!
coblos no 3 calon walikota masa yang akan datang.
Post a Comment