• Home
  • Manajemen
  • Opini
  • Musik
  • Motivasi
  • Rhomansa
  • Organisasi
  • Pepatah
  • PKM
  • Tahu kah Kamu
  • Download Ebook
  • Sunday, 27 December 2015

    Rahasia Dibalik Hewan Semut



    Hingga apabila mereka sampai dilembah semut, berkatalah Sang Ratu Semut, “Hai semut-semut, masuklah kedalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak-injak oleh sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari” (QS Al-Naml[27]:18)

    Mengapa mesti Semut yang dijadikan perumpamaan dalam Al-Quran yang notabene adalah kitab Petunjuk bagi umat manusia sampai akhir zaman. Mengapa tidak Kecok, katak, belalang, cacing atau sebagainya.,?

    Keistimewaan Semut.

    Hasil Penelitian lapangan yang di publish dalam majalah Reader Digest yang terbit pada akhir dasawarsa 1970-an menguraikan keistimewaan dari Hewan semut.

    Pertama, komunitas semut mempunyai stuktur atau system kemasyarakatan lengkap dengan tugasnya.

    Kedua, Masyarakat semut mengenal system peperangan Kolektif. Dimana kelompok semut tertentu  yang dipimpin Oleh seekor Ratu semut dapat berperang dengan kelompok semut lainnya yang juga dipimpin oleh seekor Ratu semut lainnya. Sementara hewan lain umumnya bertarung secara individu-individu.

    Ketiga, Semut mengenal system perbudakan. Telur sebagai harta benda utama pihak semut yang kalah perang akan diangkut dan dikuasai oleh pihak semut pemenang. Telur-telur ini akan dijakaga sampai menetas dan bayi semmut ini akan dijadikan budak oleh pihak semut pemenang.

    Keempat, semut mengenal system peternakan. Pada Daun pohon Jambu, mangga, rambutan atau lainnya kadang terdapat jamur putih lembut Disana ada Hewan berwarna Putih dan menghasilkan Cairan manis. Semut tau bahwa hewan ini malas berpindah, karena itu semut membantuh memindahkannya ketempat baru jika lahan disekitas mulai tandus dan setelah semut memerah cairannya setiap priode waktu tertentu. Sejauh ini belum diketahui hewan lain yang mengenal system perbudakan dan ternak.

    Kelima, semut mengenal sistem navigasi yang baik .Semut yang bertugas mencari makan biasanya menjalankan tugas dengan cara yang sulit dijelaskan. Ia berangkat ke sumber makanan dengan berjalan berkelok-kelok, tetapi kembali ke sarang dengan rute lurus yang lebih singkat. Untuk memahami lebih jauh tentang Sistem navigasi semut silahkan kunjungi link berikut Sistem Navigasi Semut .

    No comments: